SOP Food Handling MBG Menjamin Keamanan Pangan
Tim menyusun SOP food handling MBG untuk memastikan setiap tahap penanganan makanan mengikuti standar keamanan tertinggi. Prosedur detail mencakup receiving, storage, preparation, cooking, hingga serving dengan protokol hygiene ketat. Oleh karena itu, risiko foodborne illness dapat dicegah dan kualitas makanan terjaga konsisten setiap hari.
Selain itu, training komprehensif memastikan semua staff memahami dan menerapkan prosedur dengan disiplin tinggi. Dengan demikian, program makanan bergizi gratis memberikan jaminan keamanan pangan kepada seluruh konsumen akhir.
Prinsip Dasar Penanganan Makanan Bergizi Gratis
Personal Hygiene Staff Produksi
Semua staff mencuci tangan dengan sabun antiseptik dan air mengalir minimal 20 detik sebelum menangani makanan. Mereka memakai seragam bersih, hairnet, masker, dan sarung tangan sesuai area kerja yang ditetapkan. Kemudian, staff dengan kondisi sakit diwajibkan lapor dan tidak diizinkan bekerja untuk mencegah kontaminasi.
Kuku harus pendek dan bersih tanpa cat kuku atau aksesoris yang dapat jatuh ke makanan. Perhiasan seperti cincin dan gelang tidak diperbolehkan saat bekerja di area food handling langsung. Akibatnya, personal hygiene terjaga optimal dan risiko physical hazard dari foreign object dapat diminimalkan.
Prinsip Pemisahan Bahan Mentah dan Matang
Tim menerapkan sistem color-coding untuk cutting board dan pisau sesuai jenis bahan yang diolah. Warna merah untuk daging merah, kuning untuk ayam, hijau untuk sayuran, dan biru untuk seafood. Selanjutnya, area preparasi dipisahkan secara fisik untuk mencegah cross-contamination antar kategori bahan berbeda.
Bahan mentah disimpan di bagian bawah refrigerator sementara makanan siap saji di bagian atas. Staff menggunakan container tertutup rapat untuk semua bahan guna mencegah tetesan atau percikan yang kontaminatif. Dengan demikian, integritas dan keamanan setiap jenis bahan makanan terjaga dengan baik sepanjang proses.
Prosedur Penerimaan dan Penyimpanan Bahan dalam SOP MBG
Inspeksi Quality Saat Receiving
Tim receiving memeriksa suhu bahan fresh saat tiba untuk memastikan masih dalam cold chain yang aman. Mereka mengecek tanggal produksi dan expired date untuk memastikan shelf life mencukupi sebelum penggunaan. Kemudian, kondisi fisik packaging diperiksa untuk memastikan tidak ada kerusakan atau tanda-tanda kontaminasi.
Dokumentasi lengkap termasuk foto dan COA dari supplier disimpan untuk traceability jika terjadi issue quality. Bahan yang tidak memenuhi standar ditolak dan dikembalikan segera tanpa masuk ke area storage.
Storage Sesuai Kategori dan Suhu
Bahan fresh segera dipindahkan ke cold storage dengan suhu spesifik sesuai jenis produk yang berbeda. Daging dan seafood disimpan pada -18°C untuk frozen items atau 0-4°C untuk chilled items. Selanjutnya, teknologi mesin pengering foodtray digunakan untuk memperpanjang shelf life produce segar menjadi dried version. Kemudian, sayuran dan buah fresh disimpan pada 4-7°C dengan humidity control untuk menjaga kesegaran optimal.
Dry goods disimpan di area dengan suhu ruang 20-25°C dengan kelembaban rendah untuk mencegah mold. Stack penyimpanan tidak boleh langsung menyentuh lantai dan dinding untuk sirkulasi udara yang baik. Oleh karena itu, kualitas bahan terjaga optimal hingga waktu penggunaan dalam produksi makanan.
Teknik Preparasi dan Cooking Sesuai SOP Food Handling
Thawing dan Preparasi yang Aman
Bahan frozen dicairkan di chiller dengan suhu terkontrol atau menggunakan microwave defrost yang aman. Tim tidak mencairkan bahan pada suhu ruang karena dapat memicu pertumbuhan bakteri berbahaya yang cepat. Kemudian, bahan yang sudah thawed harus segera dimasak dan tidak boleh dibekukan kembali untuk alasan keamanan.
Kontrol Suhu dan Waktu Memasak
Chef memasak makanan hingga mencapai suhu internal minimum yang aman untuk membunuh patogen berbahaya. Daging ayam harus mencapai 75°C, daging merah 63°C, dan seafood 63°C yang diukur dengan thermometer. Selanjutnya, waktu memasak dicatat untuk memastikan tidak ada undercooking yang berisiko terhadap keamanan konsumen.
Kesimpulan
SOP food handling MBG yang komprehensif menjadi backbone keamanan pangan makanan bergizi gratis. Implementasi konsisten dari setiap prosedur ketat memastikan tidak ada kompromi terhadap food safety standards. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap kualitas dan keamanan makanan yang disajikan tetap terjaga kuat secara mutlak.
Rifalina Zulfiani Lathifah
0